TULUNGAGUNG || expressnewstoday.net – Pada Bulan Agustus ini, UPT Puskesmas Balesono memulai pelaksanaan Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbahan pangan lokal dengan tujuan memperbaiki gizi ibu hamil KEK dan balita gizi kurang. PMT lokal merupakan makanan siap santap dalam bentuk makanan lengkap atau makanan selingan/kudapan kaya protein hewani dengan memperhatikan gizi seimbang.
Sebelum m
emulai pelaksanaan Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbahan pangan lokal, UPT Puskesmas Balesono menggelar pelatihan sebagai persiapan pelaksanaan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal bagi ibu hamil KEK dan balita gizi kurang tingkat puskesmas pada Bulan Juli 2024.
Pelatihan tersebut digelar dengan sasaran TP PKK Desa, kader posyandu dan bidan desa yang merupakan bagian dari tim teknis PMT Lokal.
Kepala UPT Puskesmas Balesono, Yuli Supraptini, S.Kep., Ners. menjelaskan bahwa Pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal ini dimulai pada Bulan Agustus. Sasaran kegiatan ini adalah balita gizi kurang dan ibu kamil KEK. Pemberian PMT lokal untuk balita gizi kurang selama 56 hari dan untuk ibu hamil KEK selama 120 hari. Setiap hari kader akan mengantarkan PMT lokal ke rumah sasaran dan berat badan akan dipantau setiap minggunya untuk memastikan bahwa PMT lokal ini berhasil.
Dengan adanya program PMT Lokal, diharapkan angka stunting di wilayah UPT Puskesmas Balesono dapat ditekan dan kesehatan ibu serta anak dapat meningkat secara signifikan. Semua pihak, mulai dari pemerintah, petugas kesehatan, hingga masyarakat, diharapkan dapat berperan aktif dalam mendukung program ini. (Yud)

