Surabaya || Expressnewstoday.net – Prestasi gemilang ditorehkan Perguruan Silat Poras Brawijaya pada ajang Umsurabaya National Silat Championship (UNSC) 2025 yang digelar di Universitas Muhammadiyah Surabaya, 3–7 September lalu. Tim Poras Brawijaya berhasil memborong 16 medali dengan rincian 6 emas, 5 perak, dan 5 perunggu, sekaligus menorehkan gelar peserta putri terbaik dewasa kategori tanding yang diraih oleh Zahra Zeine Edelwis R.
Keberhasilan ini terasa istimewa karena bertepatan dengan momentum 40 tahun berdirinya Poras Brawijaya yang diperingati pada 10 September 2025. Pembina Pusat Poras Brawijaya, Drs. Erwondo Hadi Pramono, M.M., menyebut capaian ini sebagai hadiah berharga di hari jadi perguruan.
“Prestasi ini adalah kado manis untuk ulang tahun ke-40 Poras Brawijaya. Ke depan, kami berharap Poras Brawijaya bisa semakin maju, memiliki legalitas formal seperti akta notaris dan Kemenkumham, agar lebih kokoh dalam membina generasi muda dengan akhlak dan etika yang luhur,” ujarnya.

Sementara itu, Manager Tim Poras Brawijaya, Baharuddin Yusuf, menegaskan bahwa pencapaian kali ini adalah hasil dari kerja keras seluruh atlet sejak pemusatan latihan (TC).
“Alhamdulillah semua atlet bisa bertanding tanpa ada diskualifikasi. Semangat mereka luar biasa. Bahkan, prestasi tahun ini lebih baik dari tahun lalu,” katanya.
Berikut daftar lengkap atlet peraih medali Poras Brawijaya di UNSC 2025:
• Kategori Usia Dini
o Retno Mutia Azka Suryana (emas)
o Naura Alifia Safa’a (emas)
o Husna Mifta Fauziyah (emas)
o Abdul Ghafur Prabu Bimantara (perak)
o M. Farhan Azzaky (perunggu)
• Kategori Pra Remaja
o Renata Sari (emas)
o Audy Cellya Putri Febriansyah (perak)
o Septian Defa Pratama (perak)
o Randy Putra Pratama (perak)
o M. Fauzy Harun Putra (perunggu)
o M. Faizal Harun Putra (perunggu)
o Zhefano Reyfan Suryawan (perunggu)
o Asyifa Regina Valencia (perunggu)
• Kategori Remaja
o Rafael Oktaviano (emas)
• Kategori Dewasa
o Zahrah Zeine Edelwis Ribeldaz (emas, sekaligus peserta putri terbaik dewasa tanding)
o Ananda Haidar Abiy (perak)
Prestasi ini sejalan dengan amanat UU No. 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional yang menekankan pentingnya pembinaan olahraga prestasi, serta dukungan Perpres No. 86 Tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang menempatkan pencak silat sebagai cabang olahraga prioritas.
Selain itu, Poras Brawijaya juga berupaya memperkuat legitimasi hukum dengan mengacu pada UU No. 17 Tahun 2013 tentang Ormas jo. UU No. 16 Tahun 2017, agar keberadaan perguruan diakui secara de jure maupun de facto. (Wjy)

