Sinergi Jawa-Madura, H. Syaiful Nuri Perkokoh Empat Pilar di Sumberkledung

0

Probolinggo || expressnewstoday.net – Anggota MPR RI, H. Syaiful Nuri, sukses menyelenggarakan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan bagi 150 warga di Desa Sumberkledung, Kecamatan Tegalsiwalan. Kegiatan ini berfokus pada penguatan nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi utama kehidupan bermasyarakat. Pertemuan tersebut dihadiri oleh konstituen dari berbagai latar belakang yang antusias mendalami makna persatuan di tingkat desa.

Materi disampaikan secara dialogis dengan mengaitkan prinsip kenegaraan pada kearifan lokal masyarakat Probolinggo. H. Syaiful Nuri menekankan bahwa keberagaman etnis Jawa dan Madura di Sumberkledung adalah kekayaan bangsa yang harus dijaga melalui semangat gotong royong. Beliau juga mengajak warga untuk lebih waspada terhadap berita hoaks yang dapat memicu perpecahan di lingkungan pedesaan.

Fokus utama sosialisasi ini adalah menjadikan Empat Pilar sebagai solusi praktis dalam menghadapi tantangan zaman, termasuk perlindungan hak-hak petani dan keamanan sosial. Warga didorong untuk mempraktikkan toleransi dan musyawarah dalam setiap penyelesaian masalah di akar rumput. Dengan bahasa yang sederhana, nilai-nilai konstitusi yang mulanya kaku menjadi lebih mudah dipahami dan diterima oleh masyarakat.

Dalam pernyataannya, H. Syaiful Nuri menegaskan pentingnya kerukunan warga sebagai benteng pertahanan negara. Beliau menyampaikan: “Desa Sumberkledung adalah potret nyata kebhinekaan kita. Menjaga Empat Pilar berarti menjaga ketenangan di rumah kita sendiri. Jangan biarkan hoaks merusak persaudaraan; jika desanya kuat dan bersatu, maka Indonesia tidak akan mudah tergoyahkan.”

Kegiatan diakhiri dengan sesi serap aspirasi yang memberikan kesempatan bagi warga untuk menyampaikan harapan langsung kepada wakil rakyat mereka. Harapannya, semangat cinta tanah air yang ditekankan dalam pertemuan ini dapat terus tumbuh di hati warga Sumberkledung. Momentum ini menjadi pengingat bahwa kekuatan nasionalisme Indonesia dimulai dari keharmonisan hidup di tingkat desa.(Red)