Junjung Tinggi AD/ART, Lurah Wonorejo dan Ketua Kartar Tegalsari Kawal Musyawarah Pemuda yang Transparan

0

SURABAYA // expressnewstoday.net – Balai RW 06 Kelurahan Wonorejo menjadi saksi lahirnya semangat baru bagi pemuda melalui gelaran Musyawarah Warga Karang Taruna (MWKT) yang berintegritas. Di bawah rintik mendung yang membawa suasana hangat di dalam forum, acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh muda potensial yakni Bijak Yuriswiro, Fajar Cahya, Muthia Rahmasari, serta Bagas Avicienna. Fokus utama pertemuan ini adalah memastikan regenerasi kepengurusan berjalan sesuai marwah AD/ART yang menjunjung tinggi nilai demokrasi, menjadikannya satu-satunya kelurahan di Kecamatan Tegalsari yang berani menerapkan sistem pemilihan terbuka di tingkat kelurahan

Lurah Wonorejo, Raden Bagoes Siswantono, SH, menyampaikan bahwa dukungan penuh diberikan karena pemuda adalah mesin penggerak sosial di tengah masyarakat. Beliau mengapresiasi keberanian para kandidat yang siap mengabdi dan menekankan pentingnya sinergi dengan pemerintah kota. “Harapan saya adalah kolaborasi nyata. Karang Taruna harus menjadi lembaga yang membawa manfaat bagi warga. Siapapun yang terpilih harus mampu merangkul semua pihak demi kemajuan Wonorejo,” ungkap Raden Bagoes Siswantono yang saat itu didampingi oleh Kasi Kesra, Syamsul.

Ketua Karang Taruna Kecamatan Tegalsari, Arie Kurniawan, yang memantau jalannya pemilihan, menyatakan kebanggaannya atas kemandirian pemuda Wonorejo. Setelah melalui proses musyawarah yang cukup mendalam, forum secara resmi menetapkan Bagas Avicienna sebagai Ketua Karang Taruna Kelurahan Wonorejo terpilih. Arie menilai, terpilihnya Bagas merupakan representasi dari keinginan arus bawah yang menginginkan perubahan positif, sekaligus membuktikan bahwa kaderisasi di Wonorejo berjalan jauh lebih sehat dibandingkan kelurahan lain di Tegalsari yang masih menerapkan pola penunjukan pengurus.

Urgensi pelaksanaan MWKT ini didasari oleh beban sosiografis wilayah yang sangat signifikan. Secara riset data, Kelurahan Wonorejo memiliki cakupan wilayah pemukiman paling luas dengan jumlah penduduk tertinggi di Kecamatan Tegalsari. Dengan rasio penduduk muda yang sangat dominan, Wonorejo mengelola aset sosial yang jauh lebih kompleks dibandingkan Kelurahan Kedungdoro atau Dr. Soetomo. Maka, memunculkan figur-figur seperti Bijak, Fajar, dan Muthia dalam bursa kepemimpinan adalah langkah cerdas untuk memastikan estafet organisasi tetap terjaga kualitasnya.

Hingga acara berakhir, suasana kekeluargaan menyelimuti pelantikan simbolis di lokasi yang bersebelahan dengan kantor kelurahan tersebut. Ketua Kartar sebelumnya, Dennis, bersama jajaran unit se-Wonorejo memberikan dukungan penuh kepada Bagas Avicienna untuk segera menyusun program kerja satu tahun ke depan. Dengan pengawalan dari Lurah Raden Bagoes Siswantono serta supervisi dari Arie Kurniawan, Karang Taruna Wonorejo optimistis dapat menjadi percontohan inovasi gerakan sosial yang transparan bagi pemuda di seluruh Kota Surabaya.(Wjy)