Debat Publik Ke Dua Calon Walikota dan Wakil Walikota Kediri 2024

0

Kediri Kota || expressnewstoday.net – Debat terakhir calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kediri berlangsung penuh dinamika di IKCC Insumo Hotel, Kota Kediri, pada Rabu, 20 November 2024.

Dengan tema “Pembangunan Manusia Berbasis Kearifan Budaya Lokal, Pemberdayaan Ekonomi Kreatif, dan Pemerintahan Daerah yang Bersih Menuju Indonesia Emas 2045,” acara ini dihadiri lebih dari 750 orang, termasuk Ketua KPU Kota Kediri, Reza Cristian, beserta komisioner, Ketua DPRD Kota Kediri, Kapolres, dan tamu undangan lainnya.

Selain itu, tim pendukung dari masing-masing pasangan calon (paslon), serta perwakilan media, juga hadir untuk memeriahkan acara.

Ketua KPU Kota Kediri, Reza Cristian, dalam sambutannya menekankan pentingnya debat publik ini sebagai momentum yang dinanti oleh lebih dari 200.000 warga Kediri.

Ia berharap tema debat ini dapat memperluas wawasan masyarakat menjelang pemilihan dan memastikan bahwa Pilkada 2024 berlangsung damai hingga pengumuman pemenang.

“Siapa yang terpilih, dialah yang terbaik. Setelah ini, kita kembali menjadi saudara sesama warga Kota Kediri, tapi harus bijak dalam memilih,” ujarnya.

Lebih jauh, Reza mengajak masyarakat Kota Kediri untuk tidak golput dan berpartisipasi aktif di TPS.

“Jangan golput. Dengan berpartisipasi langsung di TPS, kita semua turut menentukan arah pembangunan Kota Kediri ke depan,” tegasnya.

Dalam debat tersebut, kedua paslon menyampaikan visi-misi dan program-program unggulan mereka.

Paslon nomor urut 01, Vinanda Prameswati dan KH Qowimuddin Toha (Gus Qowim), mengusung visi membangun Kota Kediri yang MAPAN: Maju, Agamis, Produktif, Aman, dan Ngangeni.

Mereka berkomitmen menjadikan Kota Kediri sebagai kota yang sejahtera dan harmonis, mengedepankan nilai-nilai keagamaan dan keamanan bagi warganya.

Sementara itu, paslon nomor urut 02, Ferry Silviana Feronica dan Regina Nadya Suwono, menekankan pentingnya keberlanjutan program-program unggulan yang telah berjalan.

Mereka berfokus pada Prodamas, program satu keluarga satu sarjana, dan inisiatif satu RT satu wirausaha baru sebagai bagian dari visi mereka untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat Kediri.

Debat ini memberikan wawasan bagi masyarakat Kota Kediri untuk memilih calon pemimpin terbaik yang mampu membawa perubahan positif dalam lima tahun ke depan.

Dengan berakhirnya debat ini, warga Kediri diharapkan dapat memilih dengan bijak dan turut berpartisipasi dalam menentukan masa depan Kota Kediri. (Lis)