Pengurus DPW LIRA Jatim tewas Karena Ulah Segerombolan Balap Liar Di Kota Surabaya

0

Surabaya || expressnewstoday.net – Tragis … !! Berkenaan dengan peristiwa kecelakaan kemarin pagi Di Jln Diponegoro , area sekitar bank Mandiri Surabaya yang menewaskan seorang korban wanita berumur 43 tahun berinisial SI ,diketahui ternyata korban adalah pengurus DPW Perempuan LIRA Jatim, Saat dikonfirmasi mengenai kebenaran siapa Korban Laka, Ketua DPW Lira Jatim Puspa Pahlupi, SH,.MH membenarkan bahwa Korban berinisial SI adalah anggotanya, bernama Shinta Iryani dan juga menjadi Pengurus DPW Perempuan LIRA Jatim. Beliau dengan tegas akan mengusut kasus LAKA yang sampai menewaskan anggotanya hingga tuntas, hingga tahu siapa yang melakukan penabrakan tersebut, karena pelaku tabrakan tersebut melarikan diri dan belum tertangkap sampai berita ini di muat.

Ketika di temui secara langsung pada hari senin 06 Januari 2025, siang pukul 12.00, Hj. Puspa Pahlupi, S.H.,M.H mengatakan “DPW LIRA JATIM dan Perempuan LIRA Jatim akan mengawal kasus ini sampai selesai, dan sampai tertangkap pelaku tabrak larinya ini, serta meminta kepada Kepolisian dan Pemerintah Jawa Timur, khususnya Surabaya untuk meniadakan, membubarkan dan memproses balap liar ini, karena juga cukup meresahkan warga setempat. Karena hampir tiap hari, menurut warga di Jln. Diponegoro sendiri ,selalu ada balap liar antara jam 1 hingga jam 5 pagi, dan para pelaku balap liar ini sering melakukannya dengan jalur berlawanan arah arus lalu lintas yang ada. adapun korban Laka sudah melewati jalur lalulintas yang benar, tetapi di tabrak oleh pelaku balap liar yang berlawanan arah arus lalulintas yang ada, sehingga menyebabkan kematian, harusnya pemerintah Surabaya khususnya, dan pemerintah Provinsi Jawa Timur, serta kepolisian segera menindak lanjuti hal ini, kok dibiarkan setiap hari ada aktivitas balap liar seperti ini ?? Apakah harus menunggu ada korban jiwa seperti ini baru di perhatikan keluhan dari warga tersebut ??? Lanjut Puspa dengan mata berkaca kaca.
Dia mengakui bahwa korban adalah sahabat dekatnya dan sangat baik orangnya, saya berharap kasus ini segera di proses, cctv lalin pasti ada kan di tempat kejadian ?! Ujarnya.

Di hubungi secara terpisah, Gubernur LIRA Jatim Bp SAMSUDIN S.H. juga “mendukung penuh kepada DPW LIRA JATIM dan Perempuan LIRA Jawa Timur untuk mengawal kasus tabrak lari ini sampai tuntas, beliau juga memprotes keras atas kejadian balap liar ini hingga menimbulkan korban meninggal dunia, apalagi korban adalah Pengurus DPW Perempuan LIRA Jawa Timur, kami akan tetap memback up kasus ini hingga tertangkap pelakunya.”

Di lain waktu, IBU RANTI TANJUNG S.E. selaku ketua Umum DPP Perempuan LIRA Indonesia, juga membenarkan kejadian ini, dan mensupport penuh DPW LIRA Jatim dan Perempuan LIRA Jatim untuk melakukan pendampingan dalam mengurus kasus tersebut sampai tuntas. “Saya Support penuh, ujarnya.”

Adapun Kronologi kejadian dari sumber yang dapat dipercaya adalah sebagai berikut, ibu SI ini selesai menjemput anaknya AF di terminal bus Bungurasih, 2 motor beriringan dengan anaknya yang lain, dalam perjalanan pulang ke rumah simo gunung barat toll III, di jalan Diponegoro setelah lampu merah disitu ada balap liar yg dalam posisi siap untuk start balapan, sehingga anaknya meminta supaya ibunya menepi ke kiri menghindari balapan liar, diwaktu anaknya FA melihat kebelakang untuk memastikan motor balapan liar itu sudah meluncur atau belum, di saat itu juga terdengar teriakan keras ibunya di depannya dan motornya ditabrak dari arah berlawanan, sehingga ibu SI dan anak FA terpental ke sisi kanan kendaraan. Ada beberapa saksi mata juga disana, salah satunya saudara M dan temannya yg saat itu melihat kejadian, membantu bahkan ikut mendampingi ke rumah sakit dr Soetomo, yang sangat di sayangkan adalah pelayanan 112 panggilan darurat meminta ambulans, sangat lambat responnya sehingga sangat lama sekali menunggu, anak korban dan warga bahkan juga sudah mencari ambulans di RS sekitar kejadian, tetapi tidak tersedia ambulans kosong, dan akhirnya korban SI yang sudah tergeletak bercucuran darah di belakang kepalanya menghembuskan nafasnya saat perjalanan ke RSUD.
Pada saat kejadian, Ibu SI menggunakan motor Honda beat dgn nopol. L 4451 DAN, sedangkan pelaku menggunakan Honda Revo plat no tidak diketahui, yang sempat juga di kejar warga tetapi tidak tertangkap. (Wjy)