Surabaya || Expressnewstoday.net – Majlis Tabligh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kenjeran sukses menggelar Tabligh Akbar yang diadakan di Masjid At-Takwa Jl. Pogot 1-3 Kenjeran Surabaya. Ahad(18/5/25)
Acara ini diikuti oleh seluruh warga Muhammadiyah se-Cabang Kenjeran dan menghadirkan Sam’un, Ketua Lembaga Pembina Haji dan Umroh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur.
Mengangkat tema “Istiqomah dalam Berqurban untuk Warga Muhammadiyah Kenjeran Berkemajuan”, tabligh akbar ini bertujuan menguatkan komitmen warga Muhammadiyah dalam menjalankan ibadah qurban dengan penuh keikhlasan dan landasan iman yang kuat.
Dalam ceramahnya, Ustaz Sam’un menekankan pentingnya memahami makna syukur yang sesungguhnya. “Syukur itu bukan sekadar perayaan, tapi syukur sejati adalah menggunakan karunia Allah untuk bertakbir. Dikasih apapun, ucapkan alhamdulillah. Diberi kecerdasan, gunakan untuk bertakbir. Dapat rezeki lebih, gunakan juga untuk bertakbir,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa nikmat iman merupakan nikmat terbesar yang tidak bisa tergambarkan oleh apapun, “Sesungguhnya orang-orang kafir, meski memiliki seluruh isi bumi untuk menebus siksa di hari kiamat, tidak akan diterima. Maka amal perbuatan kita harus didasarkan pada keimanan yang kita miliki.”
Lebih lanjut, beliau menyampaikan dua langkah penting untuk menikmati iman:
Pertama, kita harus berdaya dan bergerak. Agar roda persyarikatan dinamis, setiap amal harus dilakukan bersama-sama sehingga Islam benar-benar masuk ke dalam hati yang paling dalam.
Kedua, Memperluas pemahaman agama. Pemahaman yang luas akan menjadikan amal semakin kokoh dan berlandaskan iman.
Beliau juga berpesan agar setiap pertemuan atau kajian yang kita lakukan itu berkah, kegiatan ditutup dengan bacaan surat Al-‘Ashr sebagai pengingat akan pentingnya waktu dan kolaborasi dalam menjalankan dakwah tidak hanya doa kafarotul majlis.
Sam’un juga mengingatkan agar umat Islam terbiasa berqurban dengan penuh keikhlasan, karena Allah akan menggantinya dengan yang lebih baik, bahkan berlipat ganda.
Tabligh akbar ini menjadi momentum penyegaran spiritual dan penguatan ghirah dakwah warga Muhammadiyah Kenjeran menuju masyarakat Islam yang berkemajuan. (Red)

