SURABAYA // expressnewstoday.net – Dini hari di RS PKU Muhammadiyah Surabaya, Sabtu (21/02/2026), menjadi saksi bisu kehangatan solidaritas umat. Melalui gerakan bertajuk #UmatBantuUmat, Lazismu Kota Surabaya bersama relawan SegerWaras Volunteer membagikan 100 paket makanan sahur bergizi untuk keluarga pasien dan tenaga kesehatan (nakes) yang sedang bertugas.
Kegiatan ini bukan sekadar aksi berbagi makanan, melainkan upaya mitigasi terhadap beban finansial tak terduga yang sering menghimpit keluarga pasien di rumah sakit.
Menyasar “Hidden Cost” di Lingkungan Medis, Berdasarkan tinjauan riset ekonomi kesehatan mengenai Out-of-Pocket Expenses (pengeluaran mandiri), keluarga yang mendampingi pasien rawat inap seringkali menghadapi tekanan ekonomi ganda. Data menunjukkan bahwa biaya non-medis—seperti konsumsi, transportasi, dan perlengkapan harian—dapat mencapai 15% hingga 22% dari total pengeluaran rumah tangga selama masa perawatan.
Bagi keluarga menengah ke bawah, angka ini sangat signifikan dan seringkali memaksa mereka memangkas kualitas konsumsi harian demi mencukupi biaya pengobatan.

“Kami melihat banyak keluarga pasien yang memilih menahan lapar atau sekadar makan seadanya agar biaya simpanan tetap aman untuk keperluan obat. Di sinilah Lazismu hadir. Kami ingin memastikan nutrisi mereka tetap terjaga tanpa harus menambah beban pikiran mereka,” ujar perwakilan koordinator lapangan SegerWaras Volunteer.
Kolaborasi Lintas Sektor Aisyiyah, Keberhasilan distribusi 100 porsi nasi sahur ini merupakan buah sinergi dari Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) se-Kota Surabaya. Para ibu tangguh dari Aisyiyah menyiapkan menu sahur dengan standar gizi seimbang, menyadari bahwa pendamping pasien dan tenaga medis membutuhkan imunitas ekstra.
Riset kesehatan kerja juga menyebutkan bahwa periode pukul 02.00 hingga 04.00 pagi adalah waktu kritis bagi metabolisme tubuh (fase circadian dip). Pemberian asupan nutrisi yang tepat pada jam sahur sangat vital bagi tenaga kesehatan untuk menjaga fokus dan akurasi dalam menangani pasien di jam-jam rawan tersebut.
Memperluas Rantai Kebaikan, Melalui semangat #UmatBantuUmat, Lazismu Surabaya menegaskan bahwa kekuatan kebersamaan adalah solusi nyata di tengah ujian. Dukungan moral melalui sepiring nasi sahur diharapkan mampu menjadi energi bagi keluarga pasien untuk tetap tabah, serta bagi nakes agar tetap prima menjalankan amanah kemanusiaan.
Lazismu Surabaya membuka pintu seluas-luasnya bagi para muzakki dan dermawan untuk bergabung dalam gerakan ini. Partisipasi publik sangat menentukan keberlanjutan program ini agar dapat menjangkau lebih banyak rumah sakit dan penerima manfaat di masa mendatang.
Satu donasi yang Anda titipkan, menjadi wasilah bagi hadirnya senyum dan kekuatan baru bagi mereka yang sedang berjuang di lorong-lorong rumah sakit.(Segerwaras/wjy)

