Soroti Kebakaran TPA Benowo, WALHI Jatim Sebut Proyek Waste-to-Energy Solusi Palsu

0

SURABAYA // expressnewstoday.net , – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Jawa Timur menilai konsep Waste-to-Energy pada PLTSa Benowo gagal menyelesaikan akar masalah sampah di Kota Surabaya. Penilaian ini mencuat usai terbukanya dokumen AMDAL proyek tersebut serta insiden kebakaran yang melanda tumpukan sampah TPA Benowo baru-baru ini.

Ketua WALHI Jawa Timur, Endro, menyatakan proses pembakaran sampah di PLTSa Benowo tidak memusnahkan material secara utuh. Residu sisa pembakaran tetap menumpuk hingga ketinggian sekitar 30 meter di kawasan TPA, sehingga memicu risiko bencana lingkungan yang berkelanjutan.

“Sistem ini hanya memindahkan masalah dan terbukti menjadi solusi palsu. Tumpukan sampah organik menghasilkan gas metan tinggi yang sangat rentan terbakar, terlebih saat gelombang panas atau fenomena cuaca ekstrem menyerang,” kata Endro, Selasa (11/8/2026).

Ia menyayangkan adanya tuduhan yang mengarah pada suporter sepak bola terkait lemparan flare sebagai pemicu utama kebakaran TPA Benowo beberapa hari lalu. Menurutnya, pemerintah daerah seharusnya lebih waspada terhadap peringatan dini cuaca panas dari BPBD dan BMKG yang memperbesar potensi ledakan gas metan alami di area penampungan.

WALHI Jawa Timur kini meneliti seluruh klausul dalam dokumen AMDAL PLTSa Benowo yang baru didapatkan dari Pemkot Surabaya. Evaluasi difokuskan pada pengelolaan pencemaran udara, penanganan residu beracun, serta tingkat kepatuhan pengelola terhadap regulasi keselamatan lingkungan. Pihak-pihak yang ingin berkolaborasi dalam kajian ini dapat menghubungi layanan aduan dan informasi WALHI Jatim via WhatsApp di +62 878-7053-4304. (Wjy)