KEDIRI, expressnewstoday.net — Menindaklanjuti kejadian luapan air yang melanda Kelurahan Gayam pada 2025, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Kediri mulai turun langsung melakukan rehabilitasi dan normalisasi saluran irigasi.
Pekerjaan dimulai sejak 19 Agustus 2026 dengan sasaran saluran sepanjang kurang lebih 50 meter. Fokus penanganan meliputi pengerukan lumpur, perbaikan dinding saluran, dan pelancaran aliran agar tidak terjadi penyumbatan saat musim hujan.
Target penyelesaian pekerjaan ini adalah minggu kedua September 2026.
Kabid Sumber Daya Air DPUPR Kota Kediri Ir. Meri Oktavia Sulaiman, ST, MM yang mewakili Kepala DPUPR Ir. Endang Kartika Sari, ST, MM menjelaskan, kegiatan ini menjadi prioritas untuk menjaga fungsi irigasi di wilayah pemukiman.
“Kami melakukan rehabilitasi ini sebagai tindak lanjut penanganan luapan air di Gayam tahun lalu. Dengan panjang saluran 50 meter yang dinormalisasi, kami berharap ke depan saluran irigasi dapat berfungsi secara optimal sehingga mampu mencegah luapan air pada saat curah hujan tinggi,” jelasnya.

Warga Kelurahan Gayam menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka berharap setelah normalisasi selesai, kawasan yang selama ini rawan tergenang bisa lebih aman.
DPUPR juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga saluran dengan tidak membuang sampah ke sungai maupun saluran irigasi, agar manfaat dari rehabilitasi ini bisa bertahan lama.(Yudi)

