Lewat Sholawat dan Lagu Daerah, YA Ibad Suarakan Isu Iklim Hingga PBB

0

SURABAYA // expressnewstoday.net — Yayasan Ibadurrahman (YA Ibad) merilis konten media edukasi ekologi bertajuk “YA Ibad untuk Semesta : Langkah Nyata Aksi Lingkungan Dalam Rangka Agenda Global UNEP” melalui saluran resmi YouTube @YAIbad, Rabu (12/8/2026). Peluncuran video kampanye ini menjadi bagian dari rangkaian agenda menuju Muktamar ke-IV YA Ibad.

Video tersebut memadukan narasi keprihatinan atas degradasi alam dengan lantunan lagu kebangsaan Tanah Airku, selawat, dan instrumen musik spiritual. Pendekatan kultural dan keagamaan ini dipilih untuk merespons Surat Edaran Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 dari Kementerian Lingkungan Hidup / Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI sekaligus mengajak warga menjaga lingkungan pemukiman.

“Aku merasakan ini, kamu tahu aku sakit hati melihat semua mati di hadapanku dan yang tersisa cuma debu… tentang kenyataan bahwa semuanya tak seindah dulu,” tutur narator dalam petikan video yang menggambarkan menyusutnya pepohonan dan keanekaragaman hayati.
Ketua YA Ibad Research Center (YRC), Prof. Dr. Ir. Hj. RA Hastijanti, MT. IPU. IAI, APEC, Eng., menegaskan bahwa nilai keagamaan dan semangat nasionalisme harus diwujudkan secara konkret. Menurutnya, konsep rahmatan lil ‘alamin diterjemahkan melalui aksi teknis seperti pembuatan lubang biopori, penanganan sampah rumah tangga, dan penanaman bibit pohon di tingkat karesidenan.

Gerakan ini ditopang oleh jaringan kelembagaan yang tersebar di lima pulau besar. Di Jawa Timur, aksi terkoordinasi melalui simpul Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Malang, dan Jember. Wilayah Jawa Barat dan Banten digerakkan dari pusat Pondok Pesantren & Sekolah Islam Ibadurrahman di Cisaat Sukabumi, Harjamukti Cirebon, Ciampea Bogor, serta BSD City Serpong dan Cipondoh.

Sementara itu, wilayah DKI Jakarta (Kebayoran Lama, Tebet, Duren Sawit), DI Yogyakarta (Mlati Sleman), Jawa Tengah (Banjarsari Solo), hingga Sumatra (Medan Johor, Batam Kota, dan Rajabasa Bandar Lampung) ikut mengonsolidasikan aksi serupa. Seluruh rangkaian kegiatan terpadu ini telah tercatat dalam peta aksi iklim resmi UNEP PBB.(Wjy)